Empowering the Future: Digital Marketing Training at BLK Agam

Nara Corp
0

    Didukung oleh Bupati Agam & Dibimbing oleh Master Trainer Delvi Sismanto (BNPS)


Sinergi Pemerintah dan Pemuda: Cetak 1000 Pengusaha Muda

    Dalam upaya mewujudkan visi Kabupaten Agam sebagai daerah yang mandiri dan berdaya saing, Pemerintah Kabupaten Agam melalui Balai Latihan Kerja (BLK) mengadakan Pelatihan Digital Marketing selama 23 hari di bulan Mei–Juni 2025. Kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh Bupati Agam, Bapak Drs. Benny Warlis, MM, dan menjadi bagian dari program prioritas daerah untuk mencetak 1.000 pengusaha muda baru.

    Dengan menghadirkan narasumber nasional, Master Trainer Delvi Sismanto dari BNPS, pelatihan ini dilaksanakan di Surau Ka'bah Inyiak Tuah, Nagari Panampuang, dan diikuti oleh 16 peserta terpilih dari 71 pendaftar. Peserta berasal dari beragam latar belakang, namun memiliki semangat yang sama: bertumbuh di era digital dan membawa usahanya menuju pasar yang lebih luas.


Pembukaan dan Penguatan Mentalitas Wirausaha

    Pelatihan resmi dibuka pada tanggal 27 Mei 2025. Hari-hari pertama diisi dengan sesi perkenalan, pelatihan soft skill, dan pemahaman dasar dunia usaha. Peserta diajak menggali potensi diri, membangun rasa percaya diri, serta memperkuat motivasi melalui studi inspiratif dari para pelaku usaha yang telah sukses meniti karier dari nol.

    Salah satu sesi yang meninggalkan kesan mendalam adalah permainan strategi kelompok berbasis puzzle, yang mengajarkan pentingnya komunikasi, kolaborasi, dan visi dalam membangun usaha.


Personal Branding dan Etika Digital

    Memasuki hari keempat hingga keenam, peserta mulai mendalami konsep personal branding, mengenali kekuatan dan karakter masing-masing, serta memahami bagaimana membentuk citra positif di dunia maya. Materi juga mencakup wawasan tentang transformasi digital, keamanan siber, etika bermedia sosial, serta cara membangun jejak digital yang profesional.


Strategi Bisnis dan Positioning Produk

    Pada hari ketujuh hingga kesepuluh, peserta fokus pada strategi pemasaran digital. Dimulai dari penyusunan model bisnis, analisis SWOT, hingga pendalaman strategi STP (Segmenting, Targeting, Positioning). Materi dilengkapi dengan studi kasus sukses UMKM lokal, yakni "Pisang Sale Coklat" milik Rizca Ridayanti.

    Di sesi ini, peserta juga dilatih menyusun value proposition, mengenali unique selling point (USP) masing-masing produk, dan merancang brand identity agar mampu bersaing secara strategis di tengah persaingan digital.


Optimalisasi Kehadiran Digital

    Pada hari ke-11 hingga ke-13, peserta mulai mengimplementasikan keterampilan digital secara praktis. Mereka membuat akun bisnis melalui Blogspot, mengisi Google Review, menyusun halaman Linktree dan Lynk.id, serta merancang kalender konten untuk kebutuhan promosi media sosial. Materi ini membekali peserta untuk membangun kehadiran digital yang terstruktur dan konsisten.


    Visual Produk dan Promosi Multimedia

    Hari ke-14 hingga ke-18 menjadi titik balik kreativitas visual. Peserta dibekali keterampilan fotografi produk menggunakan ponsel, praktik langsung membuat katalog menggunakan Canva, serta membangun photobox sederhana dari bahan bekas. Mereka juga diajarkan dasar-dasar pengeditan video menggunakan CapCut, sebagai modal dalam pembuatan konten promosi digital yang menarik.


Toko Online dan Iklan Digital

    Hari ke-19 hingga ke-22 difokuskan pada praktik bisnis online. Peserta membuat akun Shopee dan TikTok Shop, mengatur etalase produk, mengunggah video promosi, serta menyusun strategi penjualan berbasis algoritma platform. Puncaknya, mereka belajar membuat dan menjalankan iklan digital melalui Meta Ads dan Google Ads, dengan panduan langsung dalam menentukan target audiens dan mengelola anggaran pemasaran.


Penutupan dan Apresiasi

    Hari ke-23 menjadi hari terakhir pelatihan, di mana seluruh peserta menyelesaikan tugas akhir dan mempresentasikan hasil implementasi selama pelatihan. Suasana haru terasa saat seluruh rangkaian kegiatan ditutup secara resmi pada Sabtu, 28 Juni 2025, yang turut dihadiri oleh Bupati Agam, Bapak Benny Warlis.

    Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta, fasilitator, dan tim pelaksana. Ia menegaskan kembali bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemkab Agam untuk melahirkan generasi muda yang kreatif, mandiri, dan mampu menghadirkan solusi ekonomi berbasis digital di tengah masyarakat.


Testimoni Peserta

“Saya datang tanpa latar belakang digital, tapi keluar dengan kepercayaan diri untuk mempromosikan produk saya secara mandiri.”
Ridho, Pengusaha mabel

“Pelatihan ini membuka mata saya bahwa strategi konten dan iklan digital bisa sangat efektif bila dijalankan dengan tepat.”
— Gustia, pemilik toko makanan ringan

“Saya paling terkesan dengan sesi CapCut. Dari yang awalnya bingung, sekarang saya bisa bantu usaha keluarga lewat video promosi.”
— Mutia, Pengrajin Rajut

“Penyampaian materi dari Pak Delvi sangat jelas, runtut, dan mudah dipahami. Saya jadi lebih percaya diri untuk memulai brand saya sendiri.”
— Iqbal, Pengusaha ternak Bebek

“Selain ilmu, saya mendapat jejaring baru yang saling mendukung dan memberi motivasi. Ini lebih dari sekadar pelatihan.”
— Nevi, pengusaha kue rumahan


Penutup: Menuju Masa Depan yang Lebih Mandiri

    Pelatihan Digital Marketing ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga mengubah cara pandang terhadap dunia usaha. Program ini membuktikan bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah, pelatih profesional, dan semangat pemuda, maka peluang menciptakan wirausahawan muda yang unggul bukanlah hal yang mustahil.

    Terima kasih kepada BLK Agam, Surau Ka'bah Inyiak Tuah, Bapak Delvi Sismanto, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini. Semoga pelatihan ini menjadi titik awal dari gerakan besar membangun ekonomi lokal yang kuat melalui tangan-tangan muda yang kreatif.

Because this is not the end — this is just the beginning. 💻✨


Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)